Senin, 14 Juli 2014

LEMAK DAGU DAN MENGHILANGKANNYA


Yuk, Simak Tips Menghilangkan Lemak Di Dagu!
 Lemak di tubuh biasanya bisa ditutupi dengan baju, namun bagaimana dengan lemak di dagu? Lipatan lemak di dagu bisa disebabkan karena penambahan berat badan atau umur di mana kulit jadi mengendur. Tidak hanya terlihat jelek, namun juga bisa mengindikasikan adanya masalah kesehatan. Namun ada cara untuk menghilangkan lemak di dagu tersebut, seperti yang dilansir dari Boldsky.com.
Mengunyah permen karet
Untuk membuat kulit dan otot wajah tetap kencang, salah satu cara terbaiknya adalah mengunyah permen karet. Tidak hanya untuk melatih wajah, permen karetnya berguna untuk mengharumkan nafas dan mencegah kerusakan gigi. Kunyah satu permen karet dalam sehari selama satu minggu dan efeknya akan langsung terlihat.

Tertawa
Tidak hanya bagus untuk kesehatan jantung, tertawa bisa mengurangi lipatan lemak pada dagu. Ketika tertawa, hal itu sama saja dengan melakukan latihan mulut. Hal itu menyebabkan dagu bergerak naik dan turun.

Senam dagu
Ketika sedang tidak melakukan apa-apa, cobalah melakukan senam dagu. Dimulai dengan membuka mulut lebar-lebar, julurkan lidah dan gerakkan secara melingkar. Lakukan selama 60 detik dan hasilnya akan langsung terlihat.

Bola tenis
Bola tenis juga bsia berguna untuk mengatasi lipatan pada dagu. Letakkan bola tenis diantara leher dan dagu. Tekan dagu pada bola dengan kencang, lalu kendurkan lagi. Ulangi gerakan tersebut selama 10 kali.

Menguap
Ada waktu di mana kita menguap secara terus menerus dan terkadang terasa mengganggu. Namun menguap adalah salah satu cara untuk menghilangkan lipatan dagu.

ES DAN PUASA

Siapa yang tidak tergiyur dengan hidangan buka puasa yang segar seperti sup buah, es kelapa, es sirup dan hidangan minuman segar lainnya. Tentu saya dan sahabat tripepa.com. namun ternyata mengomsumsi minuman dingin setelah perut kita kosong, yang kurang lebih 14 jam lamanya, menimbulkan hal-hal yang negatif. Dan potensi perut kita akan merasa sakit. Wajar saja kita haus akan minuman dingin, karena sebagian besar dari kita berpikir kalau buka puasa dengan air dingin akan segera membuat kesegaran tubuh kita. Tapi kenyataannya perut kita akan terkejut.

Bagi kita yang suka mengonsumsi minuman dingin saat berbuka puasa, saya ajak untuk mengenali apa saja sih bahayanya?
  1. Terjadi kontraksi, lambung yang kosong selama 14 jam langsung diisi dengan air es akan terkejut dan menimbulkan kontraksi. Tentu kita juga yang akan rugi. 
  2. Berat badan meningkat, bagi sahabat tripepa.com yang hobi minum minuman dingin. Segera hindari, karena konsumsi yang berlebihan akan menimbulkan air dingin itu membekukan lemak yang ada di dalam darah kita, dan akan membuat peredaran darah tidak lancar, sehingga menimbulkan berat badan kita meningkat.  
  3. Flu, batuk yang berkepanjangan, konsumsi minuman dingin disaat buka puasa, atau mungkin diluar puasa secara berlebihan, akan menimbulkan lemahnya tubuh kita dalam melindungi diri dari suasana yang buruk.  
  4. Menyempitkan usus dan mengganggu pencernaan, bagaimana tidak? Kalau sehabis makan makanan pokok seperti nasi, langsung minum minuman sejenis es. Air es itu akan menyempitkan usus, sehingga pencernaan akan terganggu.  
  5. Menimbulkan pusing, jika dikonsumsi setelah kita berolahraga dan langsung minum air es.  
  6. Gigi terasa ngilu, konsumsi air es langsung ketika adzan maghrib berkumandang, cepat membuat kontraksi di gigi, sehingga gigi terasa ngilu dan sakit.
Demikian beberapa bahaya air es bagi kesehatan kita saat berbuka puasa. Untuk itu berbukalah secara sehat, membatalkan puasa dahulukan dengan air putih yang hangat, dengan buah kurma yang manis, atau minum teh hangat yang manis. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk saya

KESEHATAN DAN MAKANAN HOAX

Sistem pencernaan tidak hanya menyangkut lambung dan usus, tetapi juga melibatkan suatu sistem organ yang kompleks yang meneruskan dan mengubah makanan yang masuk menjadi energi yang diperlukan.

Sistem pencernaan yang sehat akan membantu mencegah masuknya bakteri dan menguatkan kekebalan tubuh. Ketahui apa saja mitos mengenai kesehatan pencernaan.

- Permen karet tak bisa dicerna tubuh
Sepertinya memang permen karet bisa tinggal cukup lama di perut, apalagi permen karet tidak bisa larut di mulut seperti makanan lain. Selain itu, saluran cerna tidak bisa memecahnya. Namun, tidak benar jika permen karet akan lengket di usus karena sistem saluran cerna terus bergerak sehingga setiap hal yang masuk dalam tubuh juga akan dikeluarkan melalui tinja.

- Makanan pedas sebabkan sakit mag
Zaman dulu, makanan pedas sering dianggap sebagai penyebab sakit mag. Akan tetapi, kini para ahli sudah menemukan fakta sebenarnya. Mayoritas penyakit mag disebabkan oleh infeksi bakteri H.pylori atau juga obat-obatan tertentu. Makanan pedas memang bisa memicu gejala sakit mag, tetapi itu bukan penyebab awalnya.

- Kacang-kacangan menyebabkan radang usus
Orang yang menderita diverticulitis, kondisi dinding usus yang berkantong-kantong dan mudah meradang serta infeksi dulu dilarang mengonsumsi kacang-kacangan dan jagung. Akan tetapi, studi teranyar menyebutkan bahwa makanan tinggi serat seperti kacang justru bisa menurunkan risiko penyakit ini.

- Kacang-kacangan memicu gas
Kacang sebenarnya bukan penyebab utama timbulnya gas dalam perut. Makanan yang mengandung susu sebenarnya adalah pemicu utama karena tubuh kita kurang bisa mencerna laktosa (gula) dalam susu. Tak heran jika banyak orang yang merasa kembung setelah minum susu.

- Makin tua, makin berisiko sembelit
Banyak orang berusia lanjut yang kerap mengalami sembelit, tetapi sebenarnya bukan faktor penuaan yang menjadi penyebabnya. Orang tua biasanya lebih jarang bergerak, banyak duduk, dan kurang minum air. Inilah yang menyebabkan kesulitan buang air besar.

GEJALA KAKU VIRUS MENINGITIS



Penyakit meningitis memang bukan penyakit sembarangan. Penyakit yang disebabkan jamur, bakteri, atau virus ini terjadi karena peradangan (inflamasi) pada selaput otak (meninges). Namun, penyakit meningitis paling sering disebabkan oleh bakteri atau jamur. Meningitis jenis ini pulalah yang paling membahayakan.
Meningitis yang disebabkan bakteri harus segera diobati dengan antibiotik. Jika penanganan pada pasien meningitis terlambat, risikonya adalah kerusakan otak yang permanen atau bahkan kematian. Lebih bahaya lagi, meningitis yang disebabkan bakteri ini dapat berakibat fatal hanya dalam hitungan hari.
Beberapa gejala atau tanda penyakit meningitis dapat terjadi pada siapa saja dan kapan pun. Oleh karena itu, untuk mencegah risiko yang lebih berbahaya, mari kita kenali beberapa gejalanya.

1. Demam tinggi yang mendadak.
2. Kejang.
3. Kaku pada bagian leher.
4. Sulit berkonsentrasi.
5. Nyeri kepala yang berat.
6. Penurunan nafsu makan dan minum.
7. Muntah dan mual disertai sakit kepala hebat.
8. Lebih peka terhadap cahaya (silau).
9. Penurunan kesadaran.
Nah, jika beberapa gejala di atas menyerang Anda atau keluarga Anda, segeralah mengunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pada dasarnya, gejala tersebut harus disertai beberapa pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti apakah Anda benar-benar terserang meningitis.
Beberapa pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, dan pemeriksaan cairan otak (pemeriksaan Liquor Cerebrospinalis). Nah, jika ternyata Anda positif terkena meningitis, sebaiknya Anda segera ditangani tim medis untuk mengurangi risiko komplikasi yang lebih parah.

Sabtu, 07 Juni 2014

PENYAKIT LIVER

liver-hatiMenjaga kesehatan di tengah kesibukan yang menumpuk adalah prioritas yang seharusnya Anda lakukan. Tanpa sadar liver Anda bekerja keras kian berat dan tiap hari. Baik karena pola hidup maupun pola makan yang tidak dapat sepenuhnya memenuhi standar konsumsi gizi seimbang. Liver merupakan organ penting yang membantu Anda dalam detoksifikasi, mengatur metabolism tubuh dan membentuk  antibody untuk system pertahanan tubuh. Menjaga liver agar tetap sehat mulai dari sekarang, karena fungsinya yang sangat penting dan hanya ada 1 buah saja dalam tubuh kita ( seperti jantung).
Penyebab radang hati atau liver adalah :
  1. Pola hidup yang tidak sehat
    Aktivitas tinggi dan olahraga berlebihan tanpa diimbangi oleh istirahat dan pola tidur yang baik.
  2. Minum obat berlebihan
  3. Mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan higienis
  4. Minum alkohol berlebihan
  5. Pola makan yang tidak teratur dan tidak seimbang
Mengenali gejala dan menjaga liver  tetap sehat :
  • Mudah lelah dan lesu
  • Mengalami depresi
  • Nyeri di sisi kanan perut
  • Nafsu makan hilang
  • Mual, muntah, dan diare
  • Warna kulit dan bola mata berwarna kekuningan atau bahkan kuning
  • Kadang persendian terasa nyeri
  • Air seni berwarna gelap, seperti air teh
Penyakit hepatitis adalah peradangan pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis. Jenis hepatitis yang sering dijumpai yakni hepatitis A, B, dan C, Hepatitis A bersifat akut dan jarang menjadi kronis. Sedangkan hepatitis B dan C termasuk penyakit hati yang kronis  atau menahun yang dapat berlanjut menjadi sirosis dan kanker hati apabila tidak ditangani dengan baik. Banyak orang tak sadar kalau menderita hepatitis karena biasanya tanpa gejala pada awlanya. Pasien bisa menderita lebih dari satu jenis hepatitis dalam waktu bersamaan. Namun, ada juga yanhg terkena satu jenis hepatitis baru diikuti hepatitis yang lain. Radang hati atau liver yang disebabkan oleh virus Hepatitis A, B, dan C memiliki pravalensi tinggi di Indonesia, hasil penelitian menunjukkan 20 juta penduduk Indonesia terjangkit oleh hepatitis A, 20 juta lebih penduduk lainnya terkena hepatitis B, 8 juta lebih penduduk Indonesia mengidap hepatitis C.
Menjaga liver agar tetap  sehat adalah dengan mengonsumsi temulawak. Temulawak (curcuma xanthorriza) yang berasal dari family Zingiberaceae, banyak ditemukan di hutan-hutan tropis, termasuk di Indonesia. Dari segi kualitas, temulawak Indonesia termasuk paling baik, jika dibandingkan dengan Negara-negara lain.  Rimpang temulawak mengandung curcumin yang berperan : Meningkatkan aktivitas enzim Gluthatione S-transferase (GST) serta keompok enzim Glutathione lain (Gs-x) dalam hati yang memiliki pernana penting sebagai detoksifkasi dan antioksidan. Temulawak atau Curcuma Xanthorrizha  telah dikenal oleh Bangsa Indonesia sebagai tanaman herbal yang bermanfaat sejak dahulu.

Posted in cara Mengobati Penyakit Liver | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Liver Dan Pencegahannya

Hati, organ besar yang terletak pada sebelah bawah kanan tulang rusuk ini mempunyai fungsi bermacam-macam, yaitu sebagai tempat pembentukan plasma darah dan zat pembeku darah, sebagai tempat penyimapanan zat-zat mineral, seperti zat besi, kalium dan tembaga, penyimpan cadangan air, dan tempat pembakaran gula serta pembentukan kolesterol. Ia juga yang mengubah lemak menjadi asam lemak. Zat-zat racun yang masuk dari luar tubuh maupun yang terbentuk di dalam tubuh akan dibuang ke hati bersama-sama cairan empedu menuju usus.
Penyakit hati dapat disebabkan oleh virus, yang dikenal dengan penyakit hepatitis A, hepatitis B, atau hepatitis non A dan non B. Selain itu, penyakit hati dapat pula berasal dari pola konsumsi makanan yang salah atau zat-zat kimia yang terkandung dalam obat, seperti antibiotika, parasetamol, arsenal, dan obat-obatan yang dikonsumsi manusia dalam bentuk hidangan fast food. Jangan dilupakan pula bahwa zat-zat cemaran dari polusi udara mampu menyerang hati secara lambat laun tetapi pasti. Timah hitam (Pb) dan kadmium (Cd) merupakan kntaminan terbesar dari seluruh debu logam di udara. Kontribusi terbesar Pb dan Cd berasal dari knalpot kendaraan bermotor yang selain mencemari udara, juga dapat mencemari makanan dan air. Zat-zat polutan tersebuta akan disimpan secara akumulatiof dalam hati dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan sirosis hati.
Minuman beralkohol yang menjadi bagian dari gaya hidup sebagian kaum selebriti dapat juga menimbulkan sirosis hati setelah di knsumsi dalam waktu yang lama. Selain terhadap hati, alkohol juga dapat menyerangt otot-otot jantung dan otak.
Penderita gangguan lever dianjurkan makan makanan yang dikukus atau direbus dan menghindari goreng-gorengan, karena lemak daoat merangsang hati untuk bekerja keras dalam kondisi sakit. Juga perlu dihindari masakan yang terlalu banyak mengandung cuka, lengkuas, cabai, bawang, dan rempah-rempah, seperti merica, pala, dan ketumbarm karena bahan-bahyan tersebut dapat merangsang lambung, dan secara refleks hati menjadi nyeri. Perbandingan makanan yang mengandung kemak, protein, dan karbohidary adalah 1:1:5
Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Liver Hati

Hati, organ besar yang terletak pada sebelah bawah kanan tulang rusuk ini mempunyai fungsi bermacam-macam, yaitu sebagai tempat pembentukan plasma darah dan zat pembeku darah, sebagai tempat penyimpanan zat-zat mineral, seperti : besi, kalium, dan tembaga, penyimpan cadangan air dan tempat pembakaran gula serta pembentukan kolesterol. Ia juga yang mengubah lemak menjadi asam lemak. Zat-zat racun yang masuk dari luar tubuh maupun yang terbentuk di dalam tubuh akan dibuang ke hati bersama-sama cairan empedu menuju usus.
Penyakit hati dapat disebabkan oleh virus yang dikenal dengan penyakit hepatitis A, hepatitis B, atau hepatitis non A dan non-B. Selain itu, penyakit hati dapat pula berasal dari pola konsumsi makanan yang slaah atau zat-zat kimia yang terkandung dalam obat seperti antibiotika, parasetamol, arsenal, dan obat-obatan yang dikonsumsi oleh ayam potong yang kemudian di konsumsi manusia dalam bentuk hidangan yang kemudian di konsumsi manusia dalam bentuk hidangan fast food.
Jangan dilupakan pula bahwa zat-zat cemaran dari polusi udara maupun menyerang hati secara lambat laun tetapi pasti. Timah hitam (Pb) dan kadmium (Cd) merupakan kontaminan terbesar dari seluruh debu logam di udara. Kontribusi terbesar Pb dan Cd berasal darti knalpot kendaraan bermotor yang selain mencemari udara, juga dapat mencemari makanan dan air.
Zat-zat polutan tersebut akan disimpan secara akumulatif dalam hati, dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan sirosis hati.
Minuman beralkohol yang menjadi bagian dari gaya hidup sebagian kaum selebriti dapat pula menimbulkan sirosis hati setelah di konsumsi dalam waktu yang lama. Selaijn terhadap hati, alkohol juga dapat menyerang otot-otot jantung dan otak.
Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Tradisional Liver

Liver merupakan organ yang sering luput dari perhatian dalam menjaga kesehatan. Padahal liver memiliki pekerjaan berat karena betranggung jawab pada lebih dari 500 fungsi yang berbeda
Fungsi liver antara lain mengeluarkan racun dalam tubuh, menyimpan vitamin tertentu, mengontrol kolesterol serta metabolisme lemak dan mengatur hormon. Setiap hari anda terpapar polusi dan racun, akibatnya liver ‘bekerja berat’. Apalagi jika anda perokok, sering begadang, minum obat-obatan dan sering mengkonsumsi alkohol. Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan.



Dibawah ini beberapa obat tradisional yang dapat mengobati penyakit liver :
1. TEMULAWAK (Curcuma xathoriza)
Temulawak (Curcuma Xanthoriza) curcumin dari ekstrak temulawak bermanfaat sebagai pelindung liver, dan memperkuat sel-sel liver, seta meningkatkan daya tahan tubuh. Temulawak merupakan tanaman obat yang termasuk dalam suku temu-temuan (zingiberaceae). Rimpang temulawak mengandung curcumin yang memiliki khasiat alami sebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti hepatotoksik yang sangat berguna untuk melindungi kesehatan hati radang hati. Secara klinis, khasiat tumbuhan asli Indonesia ini bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Temulawak memiliki kandungan minyak atsiri  yang memang membangkitkan selera makan, membersihkan perut dan meperlancar ASI.
Lebih dari itu, menurut seorang Guru Besar Universitas Padjajaran (UNPAD), berdasarkan hasil penelitian, ekstrak temulawak sangat manjur untuk pengobatan penyakit hati. Disamping itu, juga sudah terbukti bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan sel hati. Semua khasiat itu adalah berkat kandungan kurkumin. Tidak heran, sebab komposisi kimia dari rimpang temulawak adalah protein pati sebesar 29-30 persen, kurkumin satu sampai dua persen dan minyak astirinya antara 6 hingga 10 persen.
Dengan kandungannya tersebut, temulawak dapat digunakan secara tradisional untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti ggguan pada liver/hati (virus/hepatitis) infeksi bakteri, kerusakan akibat kimiawi, gangguan pada lambung/maag, kadar asam urat yang tinggi danmasih banayk lagi.
2. SAMBILOTO (Andrographis paniculata)
Sambiloto (Andrographis paniculata) mengandung zat andrographolid. Zat inilah yang menyebabkan atau menimbulkan rasa pahit pada daun sambiloto. Fungsi dan zat andrographolid adalah merusak inti sel tumor dan meningkatkan daya tahan tubuh, daun ini sangat bagus. Selain itu sambiloto juga efektif untuk infeksi dan merangsang fagositosis yaitu kemampuan sel dalam bekerja membunuh benda asing seperti bakteri, virus, dan sebagainya yang masuk kedalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai sumber penyakit (sebagai imunostimulan)
3. KUNYIT ( Curcuma domestica)
Kunyit (Curcuma domestica) bermanfaat untuk mengatasi peradangan dan pembengkakan. Beberapa kandungan kimia dari rimpang kunyit yang telah diketahui yaitu minyak atsiri sebanyak 6% yang terdiri dari golongan senyawa monoterpen dan sesquiterpen (meliputi zingiberen, alfa, turmerone), zat warna kuning yang disebut kurkuminoid sebanyak 5% (meliputi kurkumin 50-60%, modesmetoksikurmumin dan bidesmetoksikurkumin), protein, fosfor, kalium, besi,dan vitamin C. Dari ketiga senyawa kurkuminoid tersebut, kurkumin merupakan komponen terbesar. Sering kadar total kurkuminoid dihitung sebagai % kurkumin, karena kandungan kurkumin paling besar dibanding komponen kurkuminoid lainnya. Karena alasan tersebut beberapa penelitian baik fitokimia maupun farmakologi lebih ditekankan pada kurkumin,
Kunyit juga digunakan sebagai obat anti gatal, anti septik dan anti kejang serta mengurangi pembengkakan selaput lendir mulut. Kunyit dikonsumsi dalam bentuk perasan yang disebut filtrat, juga diminum sebagai ekstrak atau diggunakan sebagai salep untuk mengobati bengkak dan terkilir. Kunyit juga berkhasiat untuk menyembuhkan hidung yang tersumbat, caranya dengan membakar kunyit dan menghirupnya.
4. PEGAGAN (Centella asiatica)
Pegagan (Centella asiatica) mengandung asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam, kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vallerine, zat samak. Senyawaan glikosida triterpenoida yang disebut asiaticosida dan senyawaan sejenis, mempunyai khasiat anti lepra (Morbus Hansen). Pegagan (Centella asiatica) memiliki efek hepatoprotektor pada penderita hepatitis dengan kandungan asiatikoside dimana mekanismenya menigkatkan perbaikan dan penguatan sel hati disamping itu pula asiatikoside bertindak sebagai pengangkap radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel. Selain itu fungsi dari Pegagan (Centella asiatica) adalah meregenerasi sel-sel liver yang rusak dan mengembalikannya menjadi sel-sel yang sehat.



Posted in cara Mengobati Penyakit Liver | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengobati Penyakit Liver

Penyakit hati yang merupakan adaptasi dari penyakit hepatitis dan dari gejala penyakit lainnya. Umumnya penyakit apapun timbul dari kesalahan diri kita akan pola hidup, pola makan dan kebiasaan yang buruk dan kurang baik yang kita terapkan, tak hanya itu terkadang kebersihan diri dan lingkungan juga menjadi faktor pemicu terjadinya atau seseorang mudah terjangkit berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit dalam kategori paling ringan sampai kronis.
Banyak faktor penyebab yang menjadi pemicu utama seseorang terserang penyakit, faktor penyebab yang paling banyak, diantaranya adalah :
1. Faktor lingkungan
Faktor lingkungan yang terdiri dari kebersihan akan diri pribadi dan lingkungan sekitar tempat tinggal yang dirasa kurang nyaman, kurang bersih dan sebagainya menjadi salah satu pemicu utama seeorang dengan mudah terserang penyakit. Misalnya dari kurangnya perhatian terhadap kebersihan akan makanan, kebersihan tubuh dsb. Segala macam virus, bakteri, dan jamur mudah sekali masuk ke dalam makanan.
2. Faktor Psikologis
Faktor psikologis atau psikis seperti stress, depresi juga menjadi faktor penyebab umum yang paling banyak terjadi pada seseorang, misalnya ketika mengalami suatu masalah kemudian berakibat pada kondisi fisik yang semakin menurun memudahkan penyakit datang dan hinggap pada diri kita.
3. Kebiasaan buruk
Kebiasaan buruk juga menjadi alasan utama mengapa penyakit mudah hinggap pada tubuh sesseorang seperti merokok, minum alkohol, minuman bersoda, makanan cepat saji, makanan yang banyak mengandung pengawet, bahan pewarna makanan kimia dsb. Jelas menjadi faktor utama yang penyakit mudah datang. Akibat dari kebiasaan buruk ini memicu datangnya penyalkit, seperti diabetes mellitus, stroke, serangan jantung, obesitas, penyakit gangguan fungsi hati atau liver dsb.
Cara pencegahan dan pengobatan yang paling mudah dilakukan adalah dimulai dari diri sendiri membiasakan dan menerapkan pola makan, gaya hidup yang sehat, menerapkan kebiasaan yang sehat, menghindari atau mengurangi kebiasaan buruk dsb.
Berikut ini beberapa tips mudah yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengobatan untuk penyakit liver, diantaranya :
1. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
Selalu membiasakan diri dari hal yang paling kecil namun memiliki fungsi dan manfaat yang baik, seperti membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu dengan menggunakan sabun khusus pembersih tangan (hand soap) agar bakteri dan kumanyang bersarang pada kulit tangan mati.
Menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal mulai dari dalam rumah membiasakan untuk menyediakan tempat pembuangan sampah kecil, menutup makanan dengan tudung saji, kebersihan dari kamar kecil (toilet) dsb.
2. Rajin mengkonsumsi air mineral minimal sehari 8-10 gelas atau setara dengan 1,5-2 liter per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan anda.
3. Menghindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan bahan pengawet.
Lemak memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai salah satu sumber energi penting dalam tubuh, namun kebutuhan lemak dalam tubuh tetap harus terkendali dan diseimbangkan dengan kebutuhan gizi dan nutrisi lainnya. Bila tubuh banyak menyimpan dan menimbun lemak maka akan berakibat pada penurunan salah satu fungsi organ tubuh dan mudah terserang penyakit. Hindari makanan seperti makanan yang banyak menggunakan santan, makanan pedas, makanan yang menggunakan bahan pewaran kimia dan bahan pengawet makanan biasanya terdapat pada makanan dalam kemasan atau siap saji yang sudah lama pengolahannya.
Gambar : Piramida makanan
4. Banyak mengkonsumsi sayur dan buah
Buah dan sayur merupakan sumber energi yang mengandung gizi, mineral, zat besi, magnesium, vitamin dan sumber nutrisi lainnya yang terkandung dalam buah dan sayur. Dengan rajin mengkonsusmi yang banyak mengandung vitamin A, B, C dan D serta vitamin lainnya. Buah yang aman dikonsumsi bagi penderita penyakit liver atau hati seperti buah pepaya, jeruk, pisang, apel, mangga dan macam buah lainnya dan yang harus dihindari adalah buah nanas, nangka, durian. Ketiga buah tersebut mengandung zat yang dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan hati.
5. Menerapkan dan menyeimbangkan nilai gizi yang dibutuhkan tubuh
Mengkonsusmsi makanan yang diperkaya dengan karbohidrat, protein, zat besi dan zat gizi lainnya sangat penting dibutuhkan tubuh. Dengan menyeimbangkan kebutuhan akan gizi dan nutrisi dalam tubuh, misalnya ikan, telur, roti, gandum, nasi merah, kacang polong, kacang merah dsb. Tentunya semua itu harus di imbangi dengan gaya hidup, kebiasaan hidup yang baik dengan menghindari kebiasaan buruk.
Satu hal yang paling penting bagi penderita yang terdiagnosa terserang penyakit hati adalah menghindari makanan dengan selera pedas, menghindari makanan yang mengandung rasa masam, hindari penggunaan saus, mengurangi kebiasaan minum air dingin, gorengan dan jenis makanan lainnya.
6. Istirahat yang cukup minimal 6-7 jam per hari
7. Olahraga yang teratur setiap harinya disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kesehatan anda minimal 2 kali dalam seminggu minimal 1-2 jam per session.
8. Mengkonsumsi suplemen tambahan yang aman tanpa efek samping apapun, sebagai salah satu upaya membantu memperkuat sistem imun atau pertahanan diri dan tubuh dari serangan penyakit. Disarankan mengkonsumsi suplemen herbal yang dipercaya aman, dan memiliki khasiat terpercaya.
9. Melakukan konsultasi dan peameriksaan lebih dini dengan dokter terkait, jika anda teridentifikasi terserang penyakit hati untuk mendapatkan penangganan lebih lanjut.
10. Jika sudah teridentifikasi atau tervonis mengalami gangguan fungsi hati kronis, dokter akan menyarankan melakukan operasi pembedahan atau transplantasi hati.
Namun menurut suatu informasi operasi pembedahan atau transplantasi hati dinilai tak selalu berhasil, kemungkinan buruk yang mungkin terjadi adalah efek samping setelah dilakukan operasi pembedahan dalam kurun waktu yang cukup lama.
Posted in cara Mengobati Penyakit Liver | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Pembengkakan Hati ( Fatty Liver )

 Fatty liver adalah gejala awal yang dapat menimbulkan masalah pada organ hati dan gangguan fungsi hati. Fatty liver merupakan pembengkakan hati yang disebabkan oleh adanya penimbunan lemak (Lipid) yang berlebihan di dalam sel-sel hati. Jika hati mengalami pembengkakan maka hati atau liver menjadi tidak berfungsi. Kemudian akan timbul gejala-gejala dari penyakit hati atau liver yang disebabkan oleh berbagai faktor penyebab.

Gambar : Urutan kerusakan hati atau liver
Keterangan gambar :
a. Healthy liver ( bentuk hati atau liver yang sehat )
b. Fatty liver (pembengkakan hati atau liver)
c. Liver fibrosis
d. Cirrhosis ( kerusakan hati akibat sirosis)
Dibawah ini merupakan beberapa faktor penyebab dari pembengkakan hati yang diakibatkan dari perlemakan pada organ hati.
Berikut diantara penyebab perlemakan hati ( fatty liver ), diantaranya :
1. Seseorang yang memiliki bobot tubuh yang berlebihan / kegemukan ( obesitas ).
2. Menderita kencing manis (diabetes).
3. Efek samping dari konsumsi minuman beralkohol dan bersoda.
4. Efek samping dari obat-obatan kimia, seperti kortikosteroid, tetrasiklin, asam valproat, metotreksat, karbon tetraklorid, fosfor kuning.
5. Seseorang yang kekurangan gizi atau akibat dari diet rendah protein.
6. Akibat berlebihan mengkonsumsi vitamin A sehingga mengakibatkan tubuh mengalami keracunan vitamin A.
7. Pasca operasi pada usus kecil yang sudah lama kemudian timbul kembali reaksi yang berlebihan pada usus kecil dan mengganggu fungsi hati.
8. Fibrosis kistik (bersamaan dengan kurang gizi).
9. Kelainan bawaan pada metabolisme glikogen, galaktose, tirosin atau homosistin.
10. Kekurangan rantai-medium arildehidrogenase.
11. Kekurangan kolesterol esterase.
12. Penyakit penumpukan asam fitanik (penyakit Refsum).
13. Abetalipoproteinemia.
14. Sindroma Reye.
15. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti: makanan yang menggunakan banyak santan, makanan pedas, gorengan dan makanan atau minuman yang banyak menggunakan bahan pengawet makanan.
Pada fatty liver atau pembengkakan hati atau liver tidak menimbulkan gejala yang signifikan atau terlihat dan dirasakan secara pasti, namun apabila seseorang tidak mampu mengendalikan diri terhadap asupan makanan yang mengandung resiko tinggi terhadap gangguan fungsi hati, maka lambat laun seseorang yang teridentifikasi penyakit liver akan menunjukkan gejala yang dapat dilihat, seperti perubahan pada warna selaput mata yang putih menjadi kuning, perubahan pada warna urine menjadi kuning atu kecokelatan, sering mengalami nyeri terutama pada perut bagian atas, sering merasa mual ingin muntah, timbul bau mulut dan bau badan yang tidak sedap.

Posted in Penyebab Pembengkakan Hati ( Fatty Liver ) | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis – Jenis Penyakit Hati ( Liver )

Penyebab dari penyakit hati yang paling banyak dan paling umum disebabkan oleh adanya penyakit hepatitis, mengapa demikian karena penyakit hepatitis dan penyakit hati memiliki hubungan yang sangat erat, penyakit hepatitis merupakan penyakit yang mengawali timbulnya peradangan pada hati. Hepatitis yang tidak hanya disebabkan oleh adanya virus dari berbagai jenis hepatitis, ada pula yang disebabkan oleh adanya toksin atau racun, serta efek samping dari obat-obatan kimia, makanan yang banyak mengandung bahan pengawet dan bahan kimia lainnya juga melatar belakangi organ hati mengalami peradangan.
Gejala yang terlihat dari penderita penyakit hati atau liver atau penyakit yang bermula dari penyakit hepatitis ini, rona atau raut wajah akan terlihat lebih layu, warna selaput putih mata akan berubah menjadi kuning selain itu perubahan warna kulit juga terlihat kuning. Hal ini disebabkan oleh cairan empedu yang meningkatkan kadarnya dalam darah.
Penyakit hati sebelum menjadi kronis, sel-sel hati yang rusak tumbuh menjadi tumor hati yang jinak (benigna) dan ganas (maligna). Kemudian hati akan mengalami perlemakan yang kemudian hati akan membengkak (fatty liver). Tumor jinak atau ganas menyebabkan hati mengalami pembesaran dan perdarahan ke dalam rongga perut. Tumor hati yang jinak sering ditemukan, tetapi biasanya tidak menimbulkan gejala-gejala yang signifikan.
Gambar : Urutan kerusakan organ hati/ liver
Berikut ini jenis-jenis tumor jinak pada hati yang merupakan bagian dari penyakit hati :
a. Adenoma hepatoseluler
Yang merupakan tumor hati yang jinak yang sering ditemukan, umumnya banyak terjadi pada wanita dalam usia produktif. Faktor penyebabnya adalah kemungkinan karena salah penggunaan atau efek samping dari pemakaian pil KB yang dapat meningkatkan resiko terjadinya tumor. Namun jenis tumor ini tidak menimbulkan gejala-gejala yang signifikan, dan sebagian besar tumor ini tidak dapat terdeteksi. Akan tetapi perlu diwaspadai pula apabila terjadi pemecahan pada tumor jenis ini secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan perdarahan hingga ke rongga perut sehingga diperlukan pembedahan darurat pada perut, sebagai salah satu upaya pencegahan sebelum menjadi tumor ganas dan berkembang menjadi kanker hati kronis.
Tumor jinak jenis Adenoma memang sangat jarang berkembang dan tumbuh menjadi tumor ganas, apabila pemakaian alat kontrasepsi dengan Pil KB ini dihentikan.
b. Hemangioma
Hemangioma merupakan jenis tumor hati yang jinak yang terbentuk melalui massa pembuluh darah yang tidak normal. Sekitar 1-5% terjadi pada orang dewasa memiliki hemangioma atau tumor hati yang kecil bagi penderita penyakit hati tanpa menimbulkan gejala.
Jika pada bayi, yang terdiagnosa terserang penyakit atau tumor hati hemangioma ini kemudian tumor jenis ini membesar dan menimbulkan gejala seperti terjadi pembekuan darah yang menyebar luas dan kegagalan hati. Maka perlu dilakukan upaya pembedahan. Unutk mengetahui perkembangan tumor hati jenis ini perlu dilakukan pemeriksaan USG atau CT scan, jika hemangioma kecil tidak menimbulkan gejala maka tidak perlu dilakukan pengobatan yang lebih besar.
Penyakit hati yang digawangi melalui penyakit hepatitis ini, sebelum berkembang menjadi kanker hati, muncul tumor jinak yang kemudian menjadi tumor ganas.
Berikut ini jenis tumor ganas pada hati :
a. Hepatoma
b. Kolangiokarsinoma
c. Hepatoblastoma
d. Angiosarkoma
Posted in Jenis - Jenis Penyakit Hati ( Liver ) | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Sakit Liver

Liver atau hati merupakan organ tubuh manusia yang sangat penting, organ hati berada dibawah diafragma. Organ hati atau liver juga rentan dengan gangguan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Organ liver atau hati yang terletak di dalam tubuh memiliki peranan penting salah satunya sebagai organ tubuh untuk menetralkan racun dari berbagai sumber makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Selain itu fungsi liver atau hati juga berperan sebagai alat ekskresi, membantu kinerja dan fungsi ginjal, menghasilkan amonia, menghasilkan urea, asam urat, memanfaatkan nitrogen dari asam amino dsb. Penyakit hati atau liver sering juga disebut penyakit kuning.
Organ hati merupakan organ tubuh yang menopang kelangsungan akan kehidupan hampir pada seluruh bagain organ tubuh lainnya. Bila organ hati mengalami peradangan yang biasanya paling umum disebabkan oleh hepatitis dan penyakit lainnya.
Skema kerusakan pada organ hati atau liver
Gejala penyakit hati atau liver
Bila organ hati mengalami peradangan, yang disebabkan berbagai faktor penyebab. Maka seseorang yang mengalami penyakit hati atau liver akan mengalami gejala, sebagai berikut:
1. Perubahan pada air urine menjadi kekuningan atau kecokelatan
2. Sering mengalami rasa mual ingin muntah
3. Mengalami perubahan selera makan yang semakin menurun
4. Sering mengalami diare
5. Tubuh mudah merasa capek, letih, lesu
6. Sering mengalami perubahan pada sistem imunitas tubuh, terkadang naik, terkadang turun
7. Mengalami penurunan semangat dalam melakukan aktivitas
8. Sering mengalami nyeri pada perut bagian kanan atas dan gangguan pencernaan
9. Perubahan feses menjadi pucat
10. Mengalami penurunan berat badan yang cukup cepat
11. Terjadinya pembesaran pada pembuluh darah
12. Kadar gula darah tergolong rendah
13. Menurunnya gairah seksual dan libido seksual
14. Sering mengalami rasa nyeri, linu dan pegal pada persendian
15. Terjadi perubahan pada warna mata dan kulit menjadi kuning.
16. Sering terjadi rasa nyeri pada perut sehingga perut membusung seperti orang busung lapar. Hal ini diakibatkan hati mengalami pembengkakan yang kemudian naik ke rongga perut bagian atas dan membuat penderita sulit untuk bernapas.
17. Menimbulkan bau mulut dan bau badan yang kurang sedap.
18. Terkadang pada sebagian kecil penderita penyakit hati atau liver, terutama bila menyerang wanita akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur dan masalah keputihan yang tidak normal.
19. Mengalami anemia (kurang darah)
20. Tubuh mudah memar bila terbentur atau jatuh dan perdarahan pada hidung yang disebabkan tubuh kekurangan protein.
21. Perubahan pada bentuk kuku. Kulit sekitar kuku mudah rusak, dan kuku terlihat lebih tipis.
Seseorang yang mengalami atau terserang penyakit hati atau liver akut atau kronis, ketika melakukan pemeriksaan atau pengobatan disarankan oleh dokter melakukan operasai tranplantasi hati atau hepaktektomi demi kelangsungan hidupnya. Namun tak semua operasi transplantasi hati dapat berhasil dan menjamin hidup seseorang akan lebih baik, karena dari banyaknya kasus yang penyakit hati, mereka yang telah melakukan operasi transplantasi hati masih memiliki kemungkinan terserang kembali penyakit hati yang lebih kronis menjadi kanker hati. Penyakit hati atau liver termasuk jenis penyakit yang cukup berbahaya dan mematikan.

Selasa, 08 April 2014

INFEKSI LAMBUNG PADA ANAK ANAK

Infeksi Lambung pada Anak

Obat Infeksi Lambung pada Anak,- Infeksi Lambung adalah Adanya infeksi pada saluran pencernaan yang mengakibatkan muntah, diare, atau keduanya dan sering juga di sertai dengan demam/kram perut. Infeksi pada lambung biasanya disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit.

Infeksi pada lambung ini biasanya menyerang anak di bawah usia 5 tahun, ini tentunya sangat mengganggu pada anak-anak karena anak-anak tidak bisa bermain dan berkembang dengan sebagai mana mestinya. Pada penderita infeksi lambung tubuh akan selalu merasa lemas dan rasa yang tidak nyaman. Di negara berkembang anak-anak sangat mudah sekali terinfeksi  lambung, jutaan anak-anak meninggal setiap tahun nya karena diare yang disebabkan infeksi pada lambung.

Penyebab penyakit radang lambung adalah adanya virus, bakteri seperti escherichia coli (penyebab diare), vibrio cholerae (penyebab kolera), salmonella (penyebab tipes), shigella (penyebab infeksi pada saluran pencernaan) dan parasit giardia yang menyebabkan adanya infeksi pada lambung. Virus-virus ini umumnya menyebar dari tangan ke mulut namun bisa juga melalui bersin dan ludah. Infeksi lambung juga bisa di akibatkan keracunan makanan, makanan  yang telah terkontaminasi dengan bakteri, bakteri itu akan mengeluarkan racun yang menyebabkan muntah/diare.

Gejala Infeksi Lambung Pada Anak
Adapun gejala Infeksi pada Lambung yang harus kita waspadai adalah sebagai berikut :

Sering muntah-muntah
Diare encer dan demam
Nafsu makan berkurang
Ketika buang air besar adanya darah pada fases
Kurang nya cairan pada tubuh/dehidrasi
Tubuh akan merasa lesu , lemas dan mudah marah
Pada kasus bayi , bayi akan sering menangis karena merasa sakit
Pada anak-anak air kencing berkurang, mulut kering dan kehausan yang berlebihan
Serta sering bersendawa ketika lapar

Minggu, 30 Maret 2014

ASAM LEMAK DAN LEMAK JENUH

Lemak, dalam bahasa keseharian kita, seringkali disebut minyak. Ya, lemak dan minyak adalah satu komponen bahan makanan yang sama. Dapat disebut lemak, bila pada suhu kamar dalam keadaan padat, sedangkan berbentuk cair, maka disebut minyak. Untuk bahasa ilmiah, kita menyebutnya dengan lipid atau lipida mencakup minyak maupun lemak, namun bila dalam keseharian bahasa asing, maka lemakdisebut ditery fat (lemak pangan)
Lemak biasa ditambahkan dalam makanan, untuk memberikan efek rasa lezat (gurih) dan tekstur makanan menjadi lembut. Namun, di dalam tubuh, lemak menghasilkan energi dua kali lebih banyak dibandingkan protein dan karbohidrat, yaitu 9 kkal/gram lemak yang dikonsumsi, jadi perlu diperhatikan proporsi penambahan lemak ini, agar tidak menyebabkan kelebihan kalori dalam tubuh.
Walaupun begitu, lemak memiliki fungsi penting untuk tubuh, diantaranya;
  1. Sebagai bahan bakar untuk metabolisme tubuh
  2. Merupakan bagian pokok dari membran sel
  3. Sebagai mediator atau penyambung aktivitas biologis antar sel
  4. Menjaga keseimbangan temperatur tubuh
  5. Merupakan isolasi (pelindung) organ-organ tubuh
  6. Pelarut vitamin A, D, E, dan K agar dapat diserap dengan baik
Asam Lemak Jenuh
Sedang asam lemak jenuh atau dalam bahasa keseharian, sering disebut kolesterol adalah suatu komponen dalam tubuh berbentuk seperti lilin yang berwarna putih, diproduksi di dalam hati dan  secara alami ditemukan di dalam tubuh kita. Fungsi asam lemak jenuh, antara lain;
·         Membangun dinding sel dan membuat hormon-hormon tertentu.
·         Sebagai bioregulator endogen
·         Pengatur homeostasis ion, transkripsi gen, signal transduksi hormon,
·         Mensintesis  (campuran) lemak
·         Mempengaruhi pembentukan protein.

Kadar kolesterol terbagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu;
1.       Kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein), atau “kolesterol baik” dikatakan baik, karena berfungsi  untuk membersihkan pembuluh darah arteri. Kadar kolesterol HDL yang dikatakan baik dan disarankan adalah diatas 60.

2.       Kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein) atau “kolesterol jahat” menyebabkan endapan dan penyumbatan arteri. Kadar kolesterol LDL yang paling baik adalah kurang dari (lebih rendah) dari 130.
Jadi, lemak jenuh (kadar kolesterol) terbaik dalam tubuh adalah antara 60-130. Untuk kebutuhan kolesterol, tubuh kita sebenarnya dapat menghasilkan sendiri secara spontan (otomatis). Tetapi, karena konsumsi aneka produk hewani, atau berbagai bahan makanan berkolesterol tinggi, maka ditemukan adanya resiko kelebihan kolesterol yang menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya penyakit jantung dan stroke. Nah, untuk itu, kita perlu berhati-hati dan menjaga konsumsi makanan kita, dan perlu diketahui cara menurunkan kadar kolesterol dibawah ini;

·         Rutin berolahraga
·         Jaga berat badan tetap ideal (sesuai BMI)
·         Kurangi konsumsi alkohol dan karbohidrat
·         Perbanyak buah-buahan, sayur-sayuran, roti gandum, sereal dan buncis.
·         Pilih daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit dan ikan.
·         Kurangi memasak makanan dengan cara menggoreng, lebih baik direbus, dipanggang atau dibakar atau menggunakan microwave
·         Jaga asupan lemak jenuh kurang 20% dari total kalori setiap harinya.



Cara mengurangi lemak jenuh dalam makanan :

-          Bila membeli produk olahan yang dikemas, bacalah label secara seksama dan hindari makanan yang mengandung minyak sayur campuran mentega coklat, minyak palem atau minyak kelapa, juga lemak sapi.

-          Kurangi produk hewani yang mengandung banyak lemak seperti; hamburger, sosis dan jeroan (hati, otak, ginjal).

-          Sebelum memasak, biasakan menguliti unggas atau menghilangkan lemak dari daging.
-          Jika mengkonsumsi produk olahan susu, pilihlah susu skim, keju, krim asam dan yogurt yang rendah lemak.
-          Untuk camilan, pilihlah camilan bebas lemak seperti popcorn (jagung berondong), keripik buah/sayur dan buah-buahan.
-          Kurangi segala bentuk permen
-          Boleh, mengambil hidangan penutup, namun perlu hati-hati dengan yang mengandung coklat, terbuat dari gula merah dan mentega atau karamel.
-          Jika mengkonsumsi telur, ambil bagian putihnya saja (kurangi kuning telur)
-          Kurangi konsumsi makanan siap saji, kue, kue kering dan pastel
-          Untuk memanggang masakan, gunakan minyak sayur seperti kanola, bunga matahari, jagung, kedelai dan minyak zaitun.



Daftar komposisi asam lemak jenuh bahan makanan (dalam 100 gram bahan makanan )

Minyak kelapa : 80,2
Mentega : 44,1
Minyak biji kapas : 32,7
Kelapa tua : 29,4
Lemak babi : 28,4
Minyak wijen : 26,4
Margarine : 21,0
Susu bubuk “full cream” : 16,3
Keju : 11,3

Sumber : Bagian Gizi RSCM & Persatuan Ahli Gizi Indonesia , “Penuntun Diit”, 1999

Daftar komposisi asam lemak tidak jenuh bahan makanan (dalam 100 gram bahan makanan)

Minyak biji bunga matahari : 84,6
Minyak ( jagung, kacang kedele ) : 80,0
Minyak zaitun : 75,7
Minyak (kacang tanah, wijen) : 70,0
Minyak biji kapas : 62,0
Lemak babi : 60,0
Margarine : 53,3
Kacang tanah : 30,3
Mentega : 25,4

Sumber : Bagian Gizi RSCM & Persatuan Ahli Gizi Indonesia , “Penuntun Diit”, 1999